MONTFORTAN INDONESIA

Kawanan Kecil yang Berziarah dalam semangat Santo Montfort, untuk Membaharui Iman Kristiani dan Menjadi Berkat bagi Dunia

Visi Misi SMM Indonesia

Kapitel Propinsi SMM Indonesia 2018

 

Kapitel Propinsi SMM Indonesia 2018

 

Sejak 14 Pebruari, seminari Pondok Kebijaksanaan-Malang diramaikan oleh para konfrater dari berbagai regio. Mereka datang sebagai utusan regionya masing-masing untuk mengikuti KAPITEL SMM Propinsi Indonesia. Setelah beberapa hari beristirahat di PONSA, tanggal 18 sore hari, 15 orang Kapitulan, 2  orang utusan Jenderal, 1 orang Fasilitator, dan 2 orang yang akan membantu kesekretariatan, berangkat ke rumah retret milik  komunitas suster Hcarm di Karangwidoro.

Rincian anggota kapitel adalah sebagai berikut. Pertama: anggota Ex Officio, yakni mereka yang oleh karena tugas tertentu dalam serikat, secara otomatis mengambil bagian dalam kapitel. Mereka adalah Propinsial dan anggota dewan, magister novisiat, ekonom propinsi, dan rektor seminari.  Dalam kapitel iini, yang termasuk anggota ex officio  adalah: P. Kasmir, P. Widodo, P. Yosef, P. Kondrad, P. Tian, P. Anton, dan P. Rofin. Selain mereka, ada juga utusan dari tiap regio yang dipilih oleh masing-masing regi berdasarkan voting.  Mereka adalah: P. Melky dan P. Jack  utusan regio Flores, P. Marsel Ngebu, P. Markus dan P. Sumadi diutus oleh regio Kalbar, Br. Niko diutus oleh regio Kalteng, P. Goris dan Pater Frans Danga diutus oleh regio Jawa. Fasilitator dalam kegiatan ini adalah seorang Jesuit, P. Paul Wiryono SJ. Selain itu, kapitel juga dihadiri oleh dua orang utusan generalat yakni Pater Arnold dan Pater Rozario Menezes. Yang menjadi sekretaris dalam kapitel ini adalah Pater Heredi dan Pater Wawan.

Selanjutnya mulai 18 sore, sampai 25 pagi, hari-hari di Karang Widoro adalah hari-hari yang penting bagi perjalanan SMM Propinsi Indonesia. Selama sepekan, para kapitulan membicarakan banyak hal tentang SMM Indonesia. Di dalamnya mengevaluasi perjalanan SMM Indonesia pada enam tahun yang telah lewat dan menyusun langkah untuk perjalanan enam tahun berikutnya.

Pertemuan dijalankan dalam suasana persaudaraan Montfortan.  Tak ada hal-hal yang menimbulkan ketegangan. Semuanya berbicara dan menikmati tiap moment sebagai sudara. Jika sepanjang hari sejak pagi sampai sore hari dipenuhi dengan pembicaraan-pembicaraan hal-hal serius, maka malam hari diisi dengan rekreasi bersama agar mencegah kejenuhan selama kapitel.

Selama kapitel, para kapitulan mengevaluasi visi dan misi SMM Indonesia periode 2012 – 2018, menemukan tantangan dan harapan,  membaca peluang serta merumuskan langkah-langkah dalam rumusan visi dan misi yang baru.  Demikian ini visi misi SMM Indonesia untuk periode 2018 – 2024 :

 

VISI:

MONTFORTAN INDONESIA SEBAGAI KAWANAN KECIL YANG BERZIARAH DALAM SEMANGAT SANTO MONTFORT UNTUK MEMBAHARUI IMAN KRISTIANI DAN MENJADI BERKAT BAGI DUNIA

 

Untuk mencapai Visi, para kapitulan juga merumuskan misi-misi sebagai berikut:

  1. Memperkuat identitas dengan menumbuhkan dan memelihara tradisi hidup Montfortan sejak formasi awal.
  2. Mengaktualisasikan evangelisasi a la Montfort
  3. Melibatkan diri secara aktif dalam menanggapi persoalan kemanusiaan dan keutuhan ciptaan.
  4. Mewujudkan kepemimpinan yang transformatif, dialogis, partisipatif,  dan organisatoris.
  5. Mengelolah harta benda  kongregasi dalam semangat Penyelenggaraan Ilahi.

 

Tidak saja mengevaluasi  pelaksanaan visi misi sebelumnya dan menrumuskan visi misi yang baru, Kapitel juga memilih  pimpinan SMM yang baru, sebagai berikut:

  • P. Antonius Tensi, SMM                            : Propinsial
  • P. Gregorius Pasi, SMM                            : Wakil Propinsial
  • P. Kristianus Jumi Ngampu, SMM             : Anggota Dewan
  • P. Yosef Jehara, SMM                               : Anggota Dewan
  • P. Yohanes Sumadi, SMM                         : Anggota Dewan

 

Pemilihan pimpinan SMM yang baru serta perumusan visi misi yang baru lebih dari sekadar tentang kumpul dan berbicara. Kapitel ini adalah hujan di tanah  gersang. Segala semangat, ide, harapan, berbaur menjadi SMM yang baru. Ibarat hujan di tanah gersang, Pengalaman kapitel kali ini menumbuhkan semangat dan  harapan baru bagi SMM Indonesia, terutama melanjutkan apa yang telah dilakukan selama ini  serta menggagas hidup yang lebih baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SERIKAT MARIA MONTFORTAN-INDONESIA 2018 Frontier Theme